Surat untuk Pemimpin

Ada sebuah ungkapan keren yang diucapkan Simon Sinek, seorang ahli kepemimpinan dan penulis buku ‘Start With Why’, ketika ia sedang memberikan presentasi yang mengatakan “Kalau tindakan kamu mampu menginspirasi orang lain untuk bermimpi besar, belajar dan berani melakukan hal-hal yang baru, maka kamu adalah seorang Pemimpin”.

Mengacu pada kata-kata tersebut, saya jadi berusaha memahami apa sih karakteristik dari Pemimpin?

Pemimpin biasanya adalah orang yang memiliki jabatan atau posisi di suatu organisasi dan memiliki anak buah. Pemimpin biasanya adalah orang yang memiliki tanggung jawab lebih dibanding orang lainnya. Pemimpin adalah orang yang biasanya menjadi tempat anak buah mengadu atas suatu hal dan ia yang akan berusaha mencarikan solusinya. Pemimpin adalah orang yang maju paling dulu ketika ada masalah. Pemimpin adalah orang yang paling bisa diandalkan dan orang yang mampu membuat anak buah merasa aman ketika berada di dekatnya.

Semua hal yang disebutkan tersebut adalah karakteristik Pemimpin berdasarkan pemahaman saya. Tapi pada kenyataannya apakah seperti itu?

Pada prakteknya, justru banyak dijumpai kasus di perusahaan-perusahaan dimana yang disebut Pemimpin hanyalah orang yang memiliki jabatan lebih tinggi dibanding yang lainnya. Hal ini bisa jadi karena dia punya pengalaman lebih tinggi, memiliki keahlian yang lebih jago dibanding rekan-rekannya yang lain atau malahan karena cuma memiliki usia yang lebih tua. Padahal pengalaman kerja tidak berarti apa-apa jika Pemimpin tidak bisa mengayomi anak buah, keahlian hanya sekedar pemanis di saat Pemimpin tidak bisa diandalkan dan yang paling parah usia tidak punya peran apapun jika Pemimpin tersebut tidak mampu dewasa mencari solusi atas masalah yang sedang terjadi.

Oleh karena itu wahai para Pemimpin, jangan terbuai oleh jabatan pekerjaan semata. Berkaryalah dengan tujuan untuk menginspirasi orang lain. Nilai dari seorang Pemimpin lebih dilihat dari niatnya untuk mengutamakan kepentingan bersama dibanding ego pribadi. Kepemimpinan adalah sebuah bentuk integritas, komitmen, kejujuran dan kehandalan. Memimpinlah dengan hati agar kepercayaan dapat terbentuk. Semangat!

Author: Rendy Andriyanto

Feed your daily ego with oxymoron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *